Home Cerita BYD Mulai Bangun Stasiun Pengisian Megawatt Flash Charging

BYD Mulai Bangun Stasiun Pengisian Megawatt Flash Charging

11
0
ilustrasi casan BYD di Cina. (sachi-X)

SHENZHEN, AVOLTA – BYD mulai menggulirkan pemasangan fasilitas pengisian cepat “Megawatt Flash Charging” secara besar-besaran di beberapa kota di Cina, menandai langkah penting dalam infrastruktur kendaraan listrik yang lebih kuat dan cepat.

Melansir CnEVPost, Kamis (26/2/2026), teknologi ini dirancang khusus untuk mendukung pengisian daya sangat cepat untuk kendaraan listrik berat seperti bus, truk komersial, bahkan EV ukuran besar yang membutuhkan arus tinggi agar waktu pengecasan bisa dipangkas drastis.

Megawatt Flash Charging merupakan sistem pengisian daya berkapasitas sangat tinggi yang menggunakan tegangan besar untuk mempercepat waktu pengisian, bahkan mencapai ratusan kW atau lebih. Tujuannya menghadirkan pengalaman pengisian secepat mungkin tanpa mengorbankan keselamatan maupun umur baterai.

“Megawatt Flash Charging akan menjadi game-changer bagi operasi kendaraan listrik berat. Armada seperti bus dan truk tidak lagi terikat pada durasi charging yang lama, sehingga produktivitas dan utilisasi armada dapat meningkat secara signifikan,” tulis BYD.

Penempatan stasiun pengisian ini mulai dipasang di beberapa koridor transportasi utama serta titik transit bus besar di sejumlah kota. Infrastruktur ini juga dirancang modular, sehingga operator armada bisa menyesuaikan kebutuhan pengecasan sesuai dengan jenis kendaraan dan pola operasional masing-masing.

Selain mempercepat proses pengisian, fasilitas ini juga dirancang dengan sistem pengelolaan termal dan proteksi baterai menyeluruh, sehingga baterai kendaraan tetap berada pada suhu optimal selama charging meski tegangan yang masuk sangat tinggi.

Strategi BYD dalam mengembangkan fasilitas charging berkapasitas tinggi ini sejalan dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik komersial di Cina. Pasar bus listrik, misalnya, terus berkembang pesat karena sejumlah kota di negara tersebut sudah memasukkan EV besar dalam angkutan umum mereka.

Ketersediaan stasiun megawatt ini dinilai akan mempercepat migrasi armada diesel ke listrik karena waktu charging yang semakin kompetitif dengan pengisian bahan bakar konvensional.

Pengembangan infrastruktur ini juga menunjukkan ambisi BYD untuk tidak hanya menjadi produsen kendaraan listrik, tetapi juga pemain penting dalam ekosistem charging global.