GM Minta Ribuan Pemasok Hentikan Komponen Asal Cina

Logo GM (Ist)

DETROIT, AVOLTA – General Motors (GM) mengambil langkah besar dalam strategi rantai pasokannya. Pabrikan asal Amerika Serikat (AS) ini meminta ribuan pemasok untuk menghentikan penggunaan komponen dan material yang berasal dari Cina.

Tentunya langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan rantai pasokan sekaligus mengurangi risiko akibat situasi geopolitik global.

Mengutip Carscoops (17/11/2025) permintaan tersebut mulai disampaikan GM kepada sejumlah pemasok sejak akhir 2024. Perusahaan bahkan telah menetapkan target awal untuk menghapus seluruh konten asal Tiongkok dari kendaraan yang diproduksi di Amerika Utara mulai 2027.

Namun bagi banyak pemasok, tenggat tersebut dianggap cukup menantang mengingat industri otomotif telah puluhan tahun bergantung pada manufaktur dan material dari Cina.

Direktur Pengadaan Global GM Shilpan Amin, menjelaskan bahwa berbagai gangguan rantai pasokan dalam beberapa tahun terakhir menjadi alasan kuat bagi GM untuk tidak lagi bertumpu pada satu negara berbiaya rendah.

Stabilitas jangka panjang harus menjadi prioritas, sehingga diversifikasi sumber material menjadi langkah yang tak terhindarkan.

Sementara itu Collin Shaw, Kepala Asosiasi Pemasok Kendaraan, menilai kalau mengubah struktur rantai pasokan yang selama dua hingga tiga dekade bergantung pada Cina bukan hal yang bisa dilakukan dengan cepat.

Banyak pemasok dan sub-pemasok terikat dalam jaringan kompleks, sehingga memindahkan sumber produksi atau bahan baku akan memerlukan waktu, investasi besar, serta proses sertifikasi ulang.

Selain itu, perusahaan juga mempertimbangkan pengetatan pasokan dari beberapa negara lain seperti Rusia dan Venezuela, sebagai bagian dari upaya diversifikasi yang lebih luas. Kondisi ini membuat pemasok harus siap menghadapi relokasi, perubahan operasional, hingga risiko kehilangan kontrak jika tak mampu memenuhi permintaan GM.

CATEGORIES
TAGS