Tesla Bangun Pusat R&D di Jerman

BERLIN, AVOLTA – Tesla punya target ambisius dalam memproduksi mobil listrik, yaitu ingin tembus 20 juta unit per tahun. Salah satu startegi yang dijalankan, yaitu memperluas pasar, termasuk membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) di Berlin, Jerman mulai 2026.

Melansir ArenaEV, Selasa (9/9/2025) pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) ini bakal merekrut hingga 250 insinyur dan teknisi untuk bekerja di sana. Fasilitas itu nantinya mencakup proses pengembangan model baru, baterai, dan infrastruktur pengisian daya.

Lars Moravy, Wakil Presiden dan Kepala Pengembang Tesla  mengatakan, bahwa tahap awal, 130 insinyur akan menempati pusat tersebut, setelah sebelumnya bekerja di lokasi lain yang lebih kecil. Tesla ingin menginvestasikan jumlah dua digit juta euro yang tinggi ke pusat R&D.

Mengenai lokasi belum tetungkap, tapi kemungkinan besar Tesla akan memanfaatkan  pabrik yang saat ini kosong di dekat Gigafactory nya di Berlin.

Perlu diketahui, Tesla sudah memiliki enam pabrik besar di seluruh dunia tempat Tesla membangun Model S, Model X, Model Y, dan Model 3, serta Cybertruck.

Khusus di Berlin yang dibuka pada 2022 digunakan untuk memproduksi sel baterai dan memiliki kapasitas lebih dari 375.000 model Y per tahun.

Tesla, dengan 11.500 karyawannya, memproduksi sekitar 5.000 mobil listrik per minggu di Grünheide (Oder-Spree), Brandenburg, hanya delapan kilometer dari Köpenick.

Model yang diproduksi di Grünheide untuk dijual di lebih dari 30 negara, termasuk pasar berkembang seperti Turki. Akibat sengketa tarif antara AS dan Kanda, mobil untuk Kanada saat ini juga diproduksi di Grünheide.

Tesla saat ini mempekerjakan sekitar 2.000 insinyur di Jerman, di pabrik Grünheide dan di tiga lokasi lain di Jerman.

CATEGORIES
TAGS