Menolak Tren Dunia, India Larang Mobil Otonom Beroperasi

Korea Selatan Siap Hadirkan Mobil Otonom pada 2024 (Yonhap)

NEW DELHI, AVOLTA – Pemerintah India akan mengambil sikap berbeda dengan negara lain, soal kendaraan otonom. Kendaraan tanpa sopir bakal tidak diizinkan beredar di jalanan, dengan alasan keselamatan dan keamanan penduduknya.

Dalam simposium di Delhi, Menteri Perhubungan dan Jalan Raya India, Nitin Gadkari, menegaskan, India tidak akan mengizinkan mobil tanpa sopir beredar di jalanan.

Menurut dia, langkah ini bukan sikap anti-teknologi, melainkan pilihan sadar antara mengejar gengsi inovasi atau melindungi perut jutaan rakyatnya.

“Teknologi tanpa sopir memang maju, tetapi India tidak bisa kehilangan kesempatan kerja yang telah diciptakan oleh kendaraan bermesin,” ujar Gadkari melansir laman Cartoq, Selasa (16/9/2025).

Sektor transportasi di negara itu merupakan sandaran hidup bagi sekitar 7 hingga 8 juta orang. Mereka adalah para pengemudi truk, taksi, bajaj (auto-rickshaw), dan sopir pribadi yang menyandarkan hidupnya dari putaran roda kendaraan.

Belum lagi tingkat pengangguran di kalangan muda pada kelompok usia 15-29 tahun sudah mencapai 10% pada 2022-2023. Memperkenalkan teknologi yang dapat menghilangkan jutaan pekerjaan tentunya akan memperburuk masalah pengangguran itu.

Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah India mulai meningkatkan pelatihan pengemudi untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas.

Bahkan, sekitar 4.000 kendaraan tua dipensiunkan setiap pekan karena kondisi buruk seperti rem yang bermasalah. Pemerintahnya juga memperluas pusat pelatihan pengemudi, pusat kebugaran, dan pusat pembesituaan untuk meningkatkan keselamatan.

CATEGORIES
TAGS