Jangan Samakan Honda dengan Merek Cina

Honda Mulai Produksi HR-V Listrik di Thailand (Paultan)
TOKYO, AVOLTA – Honda kembali menanggapi fenomena serbuan merek otomotif asal Cina di pasar global. Meski demikian, pabrikan dari Jepang ini mengaku tidak mempermasalahkan hal itu, karena secara kualitas dan layanan sudag bed akelas.
CEO Honda Australia Jay Joseph, menjelaskan, Honda memiliki posisi unik sebagai merek Jepang dengan citra mainstream premium.
Maksud dari pernyataan itu, menurut Joseph Honda bukan sekadar menjual volume dengan harga murah, tetapi menawarkan kombinasi kualitas tinggi, nilai lebih, dan pelayanan pelanggan yang kuat.
“Secara global, Honda berada di ruang unik sebagai merek arus utama premium. Filosofi kami adalah memberikan produk bernilai tinggi dengan kualitas terbaik kepada pelanggan,” tutur Joseph melansir Drive, Rabu (10/9/2025).
Joseph menambahkan, Honda tidak pernah dan berusaha memposisikan ulang citranya menjadi merek mewah atau menurunkan kualitas demi volume.
“Itu bukan aspirasi kami. Di Amerika Serikat, kami sudah memiliki Acura yang bermain di segmen tersebut. Di sini, kami tidak berperilaku seperti merek volume karena proposisi nilai Honda bukan hanya produk atau harga, tapi juga cara kami merawat pelanggan,” kata Joseph.
Reputasi dan kepercayaan yang sudah dibangun Honda selama ini menjadi bentang penting menghadapi gempuran merek-merek baru, khususnya dari Tiongkok.
“Jika Anda melihat beberapa pendatang baru, sering ada laporan konsumen yang harus menunggu berminggu-minggu karena suku cadang tidak tersedia. Kalau kami sudah tersebar di seluruh dunia,” ujar Joseph.
