Honda Dirundung Gugatan di AS: Masalah Mesin Dibilang Cacat Produksi


CALIFORNIA, AVOLTA
– Honda lagi dirundung masalah di Amerika Serikat (AS), karena telah digugat oleh sekelompok konsumen yang mengklaim mesin empat silinder terbaru berkapasitas 1,5 liter dan 2,0 liter menyimpan cacat produksi.

Mengutip Carscoops, Kamis (21/8/2025) dalam gugatan ini, lima model yang disebut terdampak, yaitu Honda Accord 2018–2022, Honda Civic 2016–2022, Honda CR-V 2017–2022, Acura RDX 2021–2022, serta Acura TLX 2019–2022. Gugatan diajukan oleh enam orang konsumen, lima di antaranya pemilik Accord, dan satu lainnya pemilik CR-V Touring 2018.

Gugatan class action tersebut menyebutkan bahwa mesin Honda mengalami kesulitan menangani tekanan kompresi dan suhu tinggi.

Alhasil, timbul sejumlah risiko seperti panas berlebih, retak paking kepala sindinder, sampai kerusakan komponen vital yang berujung fatal.

Berdasarkan gugatan itu, faktor utama soal paking kepala silinder yang dianggap rentan retak. Apabila terjadi, cairan pendingin bisa tergenang di jalurnya dan berkurang drastis, memicu mesin overheat, macet, bahkan terbakar dalam kasus ekstrem.

Bahkan sejumlah pemilik kendaraan juga dilaporkan mengalami keluarnya asap putih dari knalpot akibat cairan pendingin rembes ke ruang bakar. Kondisi ini dapat memicu korosi pada bagian dalam mesin.

Konsumen disebut kecewa, karena pabrikan asal Jepang ini dikabarkan menolak melakukan perbaikan atau penggantian pada mesin i-VTEC bermasalah, meskipun kendaraan masih dalam masa garansi. Padahal, secara ideal, mesin tersebut semestinya sanggup menempuh jarak hingga 200.000 mil tanpa gangguan besar.

CATEGORIES
TAGS