Mobil Listrik Tiongkok Dituding Picu Kebakaran Kapal Kargo

JAKARTA, AVOLTA – Kebakaran hebat menimpa sebuah kapal kargo, yang mengangkut ribuan unit kendaraan di Samudra Pasifik, yang terjadi, Sabtu (3/6/2025).

Disitat dari Carnewschina, kapal kargo bernama Morning Midas yang mengangkut lebih dari 3.000 unit kendaraan, termasuk sekitar 800 mobil listrik dan hybrid, terbakar dalam perjalanan dari Yantai, Cina, menuju pelabukan Lazaro Cardenas, Meksiko. Api muncul dari dek yang menyimpan ratusan mobil asal Cina tersebut.

Meskipun sistem pemadam kebakaran CO₂ kapal diaktifkan, api kembali menyala setelah sistem tersebut kehabisan daya. Beruntung, seluruh awak kapal sebanyak 22 orang berhasil dievakuasi dengan selamat oleh kapal kargo Cosco Hellas, yang berada di dekat lokasi kejadian.

Selain membawa kendaraan, kapal kargo ini juga mengangkut sekitar 350 metrik ton gas cair dan 1.530 ton bahan bakar minyak sulfur rendah.

Insiden ini kemudian juga menyoroti tantangan yang semakin besar, dalam menangani kebakaran yang melibatkan baterai lithium-ion di laut.

Para ahli telah lama memperingatkan, bahwa kebakaran baterai kendaraan listrik akan sulit dipadamkan, karena fenomena “thermal runaway”, yang dapat menyebabkan baterai menyala kembali atau menyebarkan api ke unit terdekat.

Brian Mayer, spesialis keselamatan kebakaran menambahkan, bahwa memadamkan satu satu mobil listrik jika terjadi kebakaran, biasanya membutuhkan hingga 10.000 galon air, jumlah yang tidak praktis di atas kapal. Selain itu, penggunaan air laut juga akan bermasalah karena sifat korosifnya, yang dapat menimbulkan risiko tambahan di sistem kapal.

CATEGORIES
TAGS