VW Luncurkan Teknologi EV Baru, Lebih Murah dan Lebih Jauh

WOLFSBURG, AVOLTA – Volkswagen (VW) masih melanjutkan pengembangan platform dan baterai generasi terbaru untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di masa depan.
Pabrikan yang bermaskas di Wolfsburg, Jerman ini membocorkan kalau rancang bangun dan baterai terbarunya bisa lebih murah dan menawarkan daya jelajah yang lebih jauh.
CEO Volkswagen Cars, Thomas Schäfer menjelaskan, bahwa teknologi tersebut akan menjadi langkah maju bagi perusahaan dalam mengurangi biaya tanpa mengorbankan kinerja mobil listrik VW di masa mendatang.
“Peningkatan ke MEB Plus akan dilakukan tahun depan, dan kami akan meluncurkan sistem baterai cell-to-pack dengan LFP. Itu akan menjadi langkah maju yang besar dalam hal biaya bagi kami dan sangat penting dalam hal kinerja,” ujar Schäfer dikutip dari Autocar, Senin (10/5/2025).
Platform yang dinamakan MEB Plus ini bakal debut di hatchback kompak ID.2 pada tahun depan. Menurut pabrikan, baterainya akan menggunakan jenis kimia terbaru yang diklaim mampu mengurangi biaya produksi maupun pengembangan.
Baterai VW ID.2 akan menggunakan lithium-ion phosphate (LFP) yang lebih murah dibandingkan nickel-manganese cobalt (NMC) seperti digunakan dalam jajaran EV saat ini.
Rancang bangun terbaru serta baterai LFP ini juga akan menjadi inti dari seluruh model kendaraan listrik VW, seperti ID.3, ID.4, hingga ID.7 dalam beberapa waktu mendatang.
“Kami akan hadir dengan MEB Plus di seluruh model, termasuk ID 3, ID 4, ID 7. Semuanya akan memiliki LFP,” kata Schäfer.
