Jomplang! Honda e:N1 Cuma Rp 500 Jutaan di Malaysia

KUALA LUMPUR, AVOLTA – Honda Malaysia resmi meluncurkan e:N1, Kamis (15/5/2025). Mobil listrik itu dijual secara retail dengan banderol mulai 149.900 ringgit atau senilai Rp 572 jutaan, dan merupakan CBU produksi Dongfeng Honda Automobile di Cina.

Nilai ini terlihat jomplang kalau membandingkan dengan banderol di Indonesia, yang cuma manawarkan skema sewa Rp 22 juta per bulan, minimal 5 tahun.

Mengutip Paultan, Rabu (21/5/2025), harga tersebut bisa murah karena pemerintah Malaysia memberlakukan insentif bebas bea masuk dan tarif untuk mobil CBU. Hanya saja berlaku sampai 31 Desember 2025.

Honda Malaysia berencana menghabiskan semua stok unit impor, diperkirakan 500 unit atau lebih sedikit, sebelum akhir tahun ini.

Perusahaan optimistis bisa mencapai target, karena sebelum peluncuran sudah menampung pesanan sekitar 200 unit.

Mobil listrik Honda ini rencananya bakal diproduksi secara CKD di Malaysia. Keringanan pajak produksi kendaraan listrik secara lokal di Negeri Jiran itu bakal berakhir pada Desember tahun 2027.

“Pemerintah perlu memperpanjang lagi jangka waktunya, setidaknya lima sampai 10 tahun. Misalnya, kalau ada yang memulai (proyek CKD) pada 2027, mereka butuh waktu setidaknya lima tahun untuk mengembalikan investasinya,” ujar COO Sarly Adle Sarkum Honda Malaysia.

CATEGORIES
TAGS