Nissan Produksi Mobil Listrik Baterai Solid-State Mulai 2028

JAKARTA, AVOLTA – Nissan berencana meluncurkan kendaraan listrik (EV) pertama yang dilengkapi baterai solid-state pada 2028. Perusahaan otomotif Jepang ini menargetkan produksi massal baterai tersebut pada akhir tahun fiskal 2028, yang berakhir pada Maret 2029.
Disitaat dari InsideEVs, baterai solid-state menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan baterai lithium-ion konvensional, termasuk kepadatan energi yang lebih tinggi dan waktu pengisian yang lebih cepat. Nissan mengklaim bahwa baterai ini dapat mencapai pengisian hingga 65% dalam waktu sekitar lima menit.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Nissan telah mendirikan fasilitas percontohan di Yokohama, Jepang, yang akan digunakan untuk mengembangkan dan menguji produksi baterai solid-state. Perusahaan berencana memulai produksi percontohan pada Maret 2025 dan meningkatkan kapasitas produksi hingga 100 megawatt jam per tahun pada 2028.
Selain itu, Nissan berencana menggunakan mesin pengecoran berukuran besar, dikenal sebagai gigacasting, untuk memproduksi struktur bodi belakang kendaraan listriknya. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi manufaktur dan mengurangi biaya produksi hingga 10%.
Selain itu, perusahaan juga menargetkan penurunan biaya paket baterai hingga $75 per kWh pada tahun fiskal 2028, dan lebih lanjut menjadi US$65 per kWh, yang diharapkan dapat menyetarakan harga kendaraan listrik dengan kendaraan berbahan bakar bensin.
Upaya ini merupakan bagian dari strategi Nissan untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik, dan memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang. Dengan investasi signifikan dalam teknologi baterai dan manufaktur, Nissan berharap dapat bersaing dengan produsen lain dan memenuhi target penjualan EV di berbagai pasar global.
