Imbas Fatalitas Xiaomi SU7, Istilah Autonomous Jadi Terlarang di Cina

Uji Coba Performa, Mobil Listrik Xiaomi Modena Dites di Kondisi Ekstrim (Carnewschina)
SHANGHAI, AVOLTA – Pemerintah Cina mengambil langkah penting usai kecelakaan fatal yang melibatkan mobil listrik Xiaomi SU7 pada Maret 2025 yang memicu kekhawatiran luas atas keselamatan kendaraan.
Temuan awal menunjukkan mobil Xiaomi itu terbakar setelah menabrak tiang di pinggir jalan semen dengan kecepatan 97 kilometer per jam beberapa detik setelah pengemudinya mengambil alih kendali dari sistem bantuan mengemudi canggih (ADAS).
Atas peristiwa itu, mengutip Reuters, Senin (21/4/2025) Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Cina saat bertemu dengan hampir 60 perwakilan produsen mobil pada Rabu (16/4/2025), memutuskan untuk melarang produsen menggunakan istilah ‘smart driving’ dan ‘autonomous driving’ saat mengiklankan fitur bantuan mengemudi.
Alhasil, produsen mobil tidak lagi diizinkan menguji dan meningkatkan ADAS melalui pembaruan perangkat lunak jarak jauh untuk kendaraan yang telah dikirimkan kepada pelanggan tanpa persetujuan.
Para pabrikan harus melakukan pengujian yang cukup untuk memverifikasi keandalan dan mendapatkan persetujuan dari pihak berwenang sebelum melakukan pembaruan.
Pemerintah Tiongkok memperketat pengawasan terhadap teknologi kendaraan listrik karena industri ini tumbuh lebih cepat dari perkiraan.
