Hyundai Kucurkan Rp 271 Triliun Investasi R&D dan Produk Baru

Hyundai Produksi Taksi Tanpa Supir Ioniq 5 di Singapura (Paultan)
SEOUL, AVOLTA – Hyundai Motor Group mengucurkan dana investasi senilai 24,3 triliun won atau setara Rp 271 triliun sepanjang 2025. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat daya saing di pasar global.
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, secara nilai meningkat 19 % dari total investasi tahun 2024. Senilai 11,5 triliun won atau Rp128 triliun bakal digunakan untuk aktivitas penelitian dan pengembangan (R&D) dalam mengembangkan kendaraan generasi berikutnya dan teknologi inti.
Selanjutnya, senilai 12 triliun won atau setara Rp133 triliun dialokasikan untuk transisi kendaraan listrik dan perluasan fasilitas produksi, sementara 800 miliar won atau senilai Rp8,9 triliun dipakai untuk bisnis masa depan seperti kecerdasan buatan (AI).
Khusus di bidang R&D, Hyundai Motor Group akan fokus pada pengembangan kendaraan listrik yang lebih kompetitif, kendaraan berbasis perangkat lunak, serta kendaraan berbahan bakar hidrogen guna memastikan pertumbuhan masa depan.
Sementara mempersiapkan era kendaraan listrik (EV), pabrikan asal Korea Selatan ini berencana memperkuat jajaran kendaraan listrik dengan 21 model hingga 2030, sementara afiliasi yang lebih kecil, Kia Corp., menargetkan meluncurkan 15 model kendaraan listrik hingga 2027.
Rencana investasi tahunan ini meningkat lebih dari 19 % dibandingkan dengan investasi domestik tahun lalu sebesar 20,4 triliun won (Rp227 triliun), menurut keterangan dari grup tersebut.
