Xiaomi Cetak 100 Ribu Unit SU7 Hanya dalam 239 Hari

Xiaomi SU7 debut di Eropa (Carnewschina)
JAKARTA,A AVOLTA – Xiaomi terus mencetak tonggak sejarah di industri otomotif Tiongkok. Sebagai perusahaan teknologi, jenama Cina ini terbilang cukup sukses bertarung di segmen kendaraan listrik, dengan hanya mengandalkan satu model pertamanya, SU7.
Bahkan dari unggahan CEO Ciaomi, Lei Jun, pabrikan mampu mencetak 100 ribu unit su7 hanya dalam waktu 239 hari.
“Selamat pagi, baru bangun dan mendapatkan berita 100.000 mobil listrik Xiaomi telah berhasil diproduksi. Sejak pertama kali diluncurkan, butuh 230 hari untuk mendapatkan angka itu,” tulis Lei Jun, dalam akun X pribadinya, dilihat Sabtu (16/11/20240.
Dengan pencapaian ini, Xiaomi juga mengubah targetnya, yang sebelumnya berencana untuk mengirimkan 100 ribu unit SU7 pada akhir tahun, kini bertambah hingga 120 ribu unit.

Pabrik Xiaomi produksi EV di Cina. (xiaomi)
Namun, di balik popularitas SU7 ini, Xiaomi ternyata masih harus menanggung kerugian US$ 252 juta, setara Rp 3,9 triliun untuk produksi, juga distribusi.
Disitat dari Autoblog, kerugian jenama Negeri Tirai Bambu ini terungkap dari laporan keuangan pada kuartal II/2024.
Tercatat, setiap produksi satu unit mobil listrik Xiaomi SU7 terdapat biaya yang harus dikorbankan mencapai US$ 9.200 atau sekitar Rp 142,3 juta. Artinya mobil tersebut memang sudah berpotensi merugikan perusahaan sejak pertama kali dibuat.
Sementara itu, periode kuartal I/2024 Xiaomi telah mengirimkan 27.307 unit SU7. Jumlah tersebut, lebih besar pada kuartal II karena memang disesuaikan dengan permintaan atau pemesanan.
