Mobil Listrik Nissan Ikut Jaringan Pengecasan BMW, Honda, dan Ford

CALIFORNIA, AVOLTA –  Tren yang lagi berkembang dalam era elektrifikasi, yaitu menciptakan ekosistem dengan saling berkolaborasi antar produsen. Sebagai contoh dalam penyediaan fasilitas pengisian daya baterai mobil listrik, di mana para pabrikan saling bekerjasama untuk menekan biaya, tapi jadi lebih maksimal.

Contoh seperti yang dilakukan oleh BMW, Honda, da Ford yang berkolaborasi membentuk perusahaan baru khusus penyedia layanan pengecasan mobil listrik di wilayah Amerika Serikat (AS) dan Kanada.

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, Nissan Amerika resmi bergabung dalam perusahaan yang disebut ChargeScap. Fasilitas ini menggunakan perangkat lunak untuk menyambungkan mobil listrik dengan grid (jaringan utama) listrik. Dengan perangkat lunak tersebut, mobil listrik bisa mengirimkan kembali daya ke jaringan tersebut.

“Tentunya bergabung dengan ChargeScape membantu kami berkontribusi mengurangi emisi CO2 secara nasional dengan mengadakan kemampuan menggunakan cadangan energi pada baterai kendaraan listrik untuk mengimbangi permintaan pada jaringan listrik utama, sambil mengoptimalisasi sumber daya listrik terbarukan,” ujar Presiden Bisnis Baterai 4R Nissan Kent O’Hara.

Fasilitas ini memberikan insentif kepada pemilik mobil listrik yang berhenti sementara mengisi daya ketika permintaan sedang tinggi. Pengguna ChargeScape juga bisa menjual daya yang tersimpan pada baterai kepada jaringan.

Nissan memiliki mobil LEAF yang mendukung kemampuan mengirim balik daya ke jaringan listrik. ChargeScape saat ini sedang membangun pembangkit tenaga listrik antara lain di Texas dan California, Amerika Serikat.

CATEGORIES
TAGS