Indonesia Mulai Kirim Material Baterai EV ke AS Bulan Depan

Desain baterai pada BMW Ix, mobil listrik baru. (BMW)

JAKARTA, AVOLTA – Indonesia berencana untuk ekspor material berbasis nikel, yang digunakan untuk membuat baterai kendaraan listrik ke Amerika Serikat, bulan depan. Hal tersebut, diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, disitat Reuters, ditulis Selasa (22/10/2024).

Bahlil mengatakan, Indonesia akan menyediakan material yang dikenal sebagai prekursor baterai untuk produsen mobil listrik Tesla. Namun, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar tidak menyebutkan secara rinci volume yang akan dikirimkan ke Negeri Paman Sam.

“Kami akan mengekspor prekursor ke AS bulan depan, ke Tesla dari Weda Bay,” ujar Bahlil.

Sementara itu, sebelumnya Indonesia juga melaporkan telah ekspor prekursor ini ke Cina.

Indonesia saat ini juga terus mengembangkan industri kendaraan listriknya bertahun-tahun. Salah satunya, dengan merayu Tesla untuk berinvetasi dalam pembuatan baterai, dan produksi mobil.

Investasi Tesla ini, mencoba untuk memanfaatkan cadangan nikel dari Indonesia yang melimpah, dan dapat diproses untuk digunakan dalam pembuatan baterai kendaraan listrik.

Tesla sendiri, tidak segera menanggapi komentar dari Reuters, terkait rencana pengiriman materaial pembuatan baterai dari Indonesia ini.

CATEGORIES
TAGS