Generasi terbaru Honda CR-V Hybrid meluncur di Bangkok Motor Show 2023. (Autobuzz.my)
JAKARTA, AVOLTA – Etimologi elektrifikasi kendaraan terdiri dari beragam teknologi, mulai hybrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga berbasis listrik murni. Namun, sekarang ini fenomena mobil listrik (battery electric vehicle/BEV) membahana di pasar global.
Akan tetapi, berdasarkan hasil riset Counterpoint, mobil hybrid akan mengalahkan dominasi pasar mobil listrik di dunia.
Kendaraan hibrida (PHEV dan HEV) diprediksi akan mendominasi segmen kendaraan listrik dalam waktu dekat. Riset Counterpoint menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik global sedang mengalami pergeseran secara signifikan.
Penjualan BEV yang terus meningkat, dikombinasikan dengan penurunan pangsa pasar kendaraan konvensional, menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan listrik sedang berlangsung.
Tapi, faktanya mobil hybrid menawarkan alternatif yang lebih terjangkau dan praktis bagi konsumen yang belum siap untuk beralih ke BEV sepenuhnya.
Selain itu, Cina akan tetap mendominasi penjualan BEV global hingga tahun 2027, dengan pangsa pasar lebih dari 50%.
SHANGHAI, AVOLTA - Tiga mobil listrik asal Cina berhasil meraih rating keselamatan tertinggi, yakni lima bintang, dalam pengujian terbaru European New Car Assessment Programme...
BEIJING, AVOLTA - Cina saat ini masih menjadi negara dengan penjualan mobil listrik yang sangat besar di dunia. Bahkan, negara seperti Amerika Serikat, Selandia...
SHENZHEN, AVOLTA – Denza sebagai merek premium BYD berkomitmen untuk terus memperluas pasar di tahun 2025. Dalam waktu dekat dipastikan debut di Eropa atau...
JAKARTA, AVOLTA - Nissan resmi menghadirkan varian baru dari crossover listrik, Ariya di pasar Inggris yang diberi nama Shiro. Langkah ini dilakukan agar model...
JAKARTA, AVOLTA - Cina merupakan salah satu pasar terbesar Tesla di dunia, selain Amerika Serikat (AS), dan Eropa. Maka dari itu, produsen mobil listrik...
JAKARTA, AVOLTA – Zebra Technologies Corporation merilis hasil survei yang bertema "Automotive Ecosystem Vision Study". Kesimpulannya, 60 % konsumen di Asia Pasifik mengindikasikan lebih...