AS dan Cina Perang Cuitan, Saling Sindir Mobil Listrik

Industri Otomotif Cina (Carnewschina)

BEIJING, AVOLTA – Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Cina terus memanas, sejak pemerintah AS memberlakukan pajak tinggi untuk mobil listrik dari Tiongkok. Langkah itu dilakukan Presiden AS Joe Biden untuk membuat iklim mobil produksi lokal punya harga kompetitif.

Paling baru, kedua negara itu pun “perang” cuitan yang saling sindir mengenai kebijakan dan aturan mobil listrik.

Pertama Joe Biden berargumen kalau subsidi besar dari pemerintah Cina membuat mobil listrik dari Tiongkok itu bisa dijual dengan harga murah, sehingga mampu mendominasi pasar global.

Ungkapan Biden direspons oleh juru bicara pemerintah Cina, Mao Ning, yang mengatakan bahwa kesuksesan mobil listrik Cina merupakan hasil dari inovasi teknologi dan kualitas produk yang unggul.

“Subsidi tidak bisa membantu untuk memimpin persaingan di industri, dan langkah penjegalan ini merupakan sebuah langkah mundur dan akan menyebabkan hilangnya masa depan,” ujar Mao Ning dikutip dari globaltimes, Rabu (12/6/2024).

Mao pun akhirnya mendesak pemerintah AS untuk mematuhi prinsip pasar dan peraturan perdagangan internasional, dan menciptakan lingkungan yang menguntungkan dan persaingan sehat bagi perusahaan global.

Bahkan, jika AS tetap memberlakukan aturan pajak tinggi itu, maka Mao menegaskan pemerintah Cina siap mengambil tindakan tegas untuk melindungi hak dan kepentingan sahnya.

CATEGORIES
TAGS