VinFast Mau Investasi Rp 1,58 T Bikin SPKLU

VinFast VF8 (Reuters)
JAKARTA, AVOLTA – Pabrikan otomotif asal Vietnam, VinFast sudah resmi masuk pasar otomotif nasional. Momen bersejarah itu terekam pada saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 pada Februari dimana produsen ini memamerkan jajaran model mobil listrik kepada khalayak.
Ternyata komitmen VinFast di Indonesia tidak berhenti sampai di situ saja, tetapi pabrikan ini disebut akan mendirikan pabrik perakitan dan menambah investasi senilai Rp 1,58 triliun untuk membuat fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, kalau VinFast sedang mempertimbangkan investasi baru senilai US$100 juta atau setara Rp1,58 triliun khusus untuk pembangunan SPKLU.
“Vinfast juga sudah berbicara dengan saya, tanya-tanya bagaimana kalo saya investasi kurang lebih US$100 juta untuk pembangunan infrastruktur SPKLU,” jelas Moeldoko belum lama ini di Jakarta.
Menurut Moeldoko nilai investasi tersebut tentunya di luar dana yang akan dialokasikan untuk membuat pabrik perakitan di Indonesia.
Perlu diketahui investasi untuk pabrik yaitu mencapai US$1,2 miliar atau setara dengan Rp 19 triliun yang dilakukan secara bertahap dimulai dari pembangunan pabrik mobil listrik berkapasitas 50 ribu unit per tahun.
