Toyota Konsisten Tetap Fokus Jualan Hybrid di AS

Toyota Rav4 PHEV GR Sport salah satu mobil hybrid andalan mulai dijual di GIIAS 2023. (Inillah.com)
JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) terus mendorong agar kendaraan listrik menjadi semakin poluler. Berbagai kebijakan digelontorkan agar menumbuhkan minat beli konsumen dan menarik investasi dari para produsen otomotif.
Toyota tetap teguh dan konsisten dengan pendirian kalau mobil listrik bukan bisnis utama yang menjanjikan di masa depan. Pabrikan asal Jepang ini tetap fokus menawarkan teknologi hybrid untuk pasar lokal.
CEO Toyota Amerika Utara Ted Ogawa mengatakan, bahwa kendaraan listrik hanya akan menguasai 30 persen pasar kendaraan baru AS pada tahun 2030.

Toyota Corolla Cross Hybrid di pasar AS. (toyota)
Maka dari itu Toyota lebih memilih fokus pada kendaraan hybrid, bahkan lebih memilih membeli kredit emisi dibandingkan bakar duit untuk mengembangkan mobil listrik.
“Perusahaan lebih cenderung membeli kredit untuk menutup kesenjangan EPA dibandingkan “membuang” uang untuk Battery Electric Vehicle (BEV),” tutur Ogawa dalam siaran resmi.
Menurut dia, penjualan hybrid Toyota di seluruh dunia cukup menggembirakan. Artinya hybrid merupakan masa depan yang cerah jika dibandingkan dengan mobil listrik berbasis baterai.
Bagi perusahaan, ini adalah langkah yang lebih cerdas dibandingkan berinvestasi pada teknologi BEV yang mungkin tidak sejalan dengan fokus pelanggan atau efektivitas operasional,” kata Ogawa.
