Fakta Orang Indonesia Beli Mobil Listrik karena FOMO

Honda Mulai Produksi HR-V Listrik di Thailand (Paultan)
JAKARTA, AVOLTA – Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan wholesales mobil listrik di Indonesia sepanjang 2023 tercatat 15.716 unit. Dua model terlaris pada tahun lalu adalah Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air EV.
Mengacu pada data tersebut, 10 model mobil listrik yang terdistribusi bervariasi ada dari merek Cina, Eropa hingga Jepang.
Akan tetapi pabrikan Jepang belum sebanyak Cina dalam memasarkan mobil listrik. Produsen asal Matahari Terbit itu masih menganggap teknologi lain seperti hybrid hingga hidrogen yang menjanjikan di masa depan.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), mengatakan, perusahaannya telah melakukan survei terhadap masyarakat yang membeli mobil lisrrik di Indonesia. Hasilnya kaya dia ada tiga alasan utama konsumen Indonesia mulai beralih ke kendaraan BEV.
“BEV saya pernah ngomong di IIMS, survei kami di internal, mereka FOMO (fear of missing out). Nomor dua kita lihat ganjil genap, dan ketiga driving experience berbeda juga cost-nya,” jelas Billy belum lama ini di Jakarta.
Menurut Billy, perusahaan juga turut melakukan survei kepada konsumen yang tidak membeli kendaraan listrik. Jawabannya adalah karena masalah infrastruktur dan resale value.
“Mereka juga masih menunggu teknologi baru, karena kan susah, nge-charge-nya, lama. Kalau satu jam bisa 1.000 Km, kan banyak teknologi, split baterai lagi di kembangkan,” ujar Billy.
