BMW Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Thailand

Ilustrasi baterai pada mobil listrik BMW. (BMW/drive.com)
BANGKOK, AVOLTA – Thailand kembali menjadi lokasi para pabrikan otomotif berinvestasi dalam mengembangkan program elektrifikasi. Terakhir BMW berkomitmen untuk membangun pabrik khusus baterai mobil listrik guna memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor ke sejumlah negara di ASEAN.
Mengutip Paultan.org, Rabu (6/3/2024) komitmen BMW ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh salah satu anggota dewan produksi BMW AG, Milan Nedeljkovi, di Provinsi Rayong, Thailand.
Fasilitas perakitan baterai bertegangan tinggi Gen-5 di Thailand ini akan memiliki luas 4.000 meter persegi, dengan total nilai investasi lebih dari 1,6 miliar baht atau sekitar Rp 705 miliar. Sebagian besar investasi tersebut digunakan untuk belanja peralatan canggih.

Ilustrasi pabrik BMW. (BMW)
“Produksi lokal baterai tegangan tinggi di Rayong adalah langkah logis berikutnya dalam kelanjutan elektrifikasi jaringan produksi kami. Sekali lagi, prinsip ‘lokal untuk lokal’ berlaku, mendukung pembangunan ekonomi, peluang kerja dan transfer pengetahuan di Thailand dan kawasan ASEAN,” ujar Nedeljkovi.
Pabrik tersebut, lanjut Nedeljkovi, merupakan bagian dari strategi elektrifikasi BMW di Thailand, termasuk fasilitas baru yang akan datang untuk memproduksi kendaraan listrik murni. Adapun untuk produksi battery electric vehicle (BEV) lokal rencananya akan dimulai pada paruh kedua tahun 2025.
Bukan hanya ini, sebelumnya pada tahun 2019, BMW mulai memproduksi baterai bertegangan tinggi di dalam negeri untuk baterai kendaraan plug-in hybrid yang dirakit secara lokal di pabrik khusus yang berlokasi di kawasan industri WHA Chonburi 2.
