Home Cerita Penjualan Hybrid Lebih Laris dari BEV, Pemerintah Kaji Ulang Insentif

Penjualan Hybrid Lebih Laris dari BEV, Pemerintah Kaji Ulang Insentif

3
0
Toyota dan Suzuki siap produksi mobil hybrid di India (Reuters)

JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil berteknologi hybrid di Indonesia lebih tinggi dibandingkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV). Tahun lalu, hybrid terjual 52.568 unit sedangkan mobil listrik 17.058 unit.

Berangkat dari fakta data Gaikindo, para produsen otomotif kembali meminta kepada pemerintah agar mobil listrik mendapatkan insentif seperti halnya mobil listrik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan mengkaji pemberian insentif untuk mobil listrik berteknologi hybrid.

“Jadi tadi perbincangan Bapak Presiden kepada pelaku industri, minta ada insentif untuk mobil hybrid dan juga kalau kita lihat penjualan hybrid sekarang lebih tinggi dari BEV,” tutur Airlangga saat pembukaan IIMS 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Airlangga melanjutkan, maka dari itu pemerintah akan kembali melakukan kajian agar permintaan dari para produsen otomotif itu bisa terealisasi sehingga bisa mendorong penjualan menjadi lebih banyak lagi.

“Nanti masih akan dikaji lagi, sehingga Hybrid akan menjadi solusi menengah selain mobil listrik murni,” ujar Airlangga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here