Luhut Sebut Indonesia Jadi Basis Produksi BEV ASEAN

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan kehadiran BYD dan juga rencana investasinya di Tanah Air akan menjadikan Indonesia sebagai basis battery electric vehicle (BEV) terbesar di Asia Tenggara.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada BYD yang berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai basis BEV terbesar di Asia Tenggara,” jelas Luhut, melalui tayangan video saat peluncuran BYD, di TMII, Jakarta.

Lanjut Luhut, kendaraan listrik sendiri merupakan instrumen penting untuk transisi energi nasional yang merespon atas perubahan iklim dan ketahanan energi.

“Sekaligus mengurangi beban emisi serta menuju netralitas karbon,” tegasnya.

China Cetak Rekor Ekspor 2 Juta Mobil Semester I/2023, BYD dan Chery Andalan (Carnewschina)

Sementara itu, apresiasi lain juga diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang berharap kedatangan pabrikan asal Cina ini, bakal lebih merangsang pertumbuhan penjualan kendaraan listrik di dalam negeri.

“”Saya mengapresiasi langkah BYD untuk ikut serta membuat diversifikasi mobil listrik di Indonesia yang pada akhirnya saya yakin kendaraan ramah lingkungan akam semakin agresif perkembangannya,” tegas Airlangga.

Sebagai informasi, Airlangga juga menyampaikan jika BYD sendiri akan menggelontorkan investasi sebesar US$ 1,3 miliar ataus etara Rp 20,3 triliun. Sedangkan untuk rencana kapasitas produksinya sendiri,s ebesar 150 ribu unit pertahun>

Tapi, untuk informasi detail terkait investasi BYD ini belum tersedia secara lengkap. Namun dipastikan, pabrik BYD akan muali dibangun pada tahun ini.

CATEGORIES
TAGS