Cina Bakal Semakin Mendominasi Pasar EV Dunia

China Cetak Rekor Ekspor 2 Juta Mobil Semester I/2023, BYD dan Chery Andalan (Carnewschina)
JAKARTA, AVOLTA – Cina sudah menjadi pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terbesar di industri otomotif dunia, mengalahkan Amerika Serikat (AS). Kondisi ini terjadi karena negara ini memiliki kekuatan di bidang EV dan teknologi energi terbarukan.
Mengutip Nikkei Asia, Selasa (16/1/2024), dalam beberapa tahun ke depan, Cina berani menargetkan kalau penjualan mobil energi baru atau new energy vehicle (NEV) bisa berkontribusi 45% dari total penjualan pada 2027.
Bahkan, target ini muncul dalam daftar tujuan lingkungan hidup yang dirilis oleh pemerintah Cina pada Kamis (11/1/2024). Penjualan NEV yang terdiri atas mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV), plug-in hybrid (PHEV), dan fuel cell engine berkontribusi sekitar 32% dari total penjualan 2023.
Pemerintah Tingkok ini menetapkan target tersebut seiring dengan penyebaran model mobil listrik yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya dan juga banyak pemain baru yang menawarkan kepada konsumen.
Meskipun sekarang ini sedang dalam tahap pemulihan ekonomi, tetapi ke depan pemerintah Cina optimistis kalau penjualan kendaraan listrik bisa meningkat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Bahkan, sejumlah pabrikan asal Cina seperti BYD dan merek lainnya sudah meningkatkan kapasitas produksi, termasuk Tesla yang kebagian imbasnya di pabrik yang berlokasi di Shanghai.
