Perbedan Ford dan GM Soal Android Auto dan Apple CarPlay

JAKARTA, AVOLTA – Kedua produsen otomotif asal Amerika Serikat (AS), Ford dan General Motors (GM) memiliki sikap berbeda soal penggunaan Android Auto dan Apple CarPlay. GM menolak untuk memasang perangkat hiburan tersebut, sementara Ford justru mengandalkan.

Alasan GM menolak, karena teknologi mirroring ponsel tersebut berbahaya bagi pengemudi mobil. Dilaporkan Motor Trend, Sabtu (16/12/2023) Tim Babbit, GM Head of Product for Infotainment, mengatakan Android Auto dan Apple CarPlay memiliki masalah di stabilitas.

Bahkan dia menceritakan kedua teknologi itu bisa tiba-tiba saja kehilangan koneksi, lambat merespons, hingga gagal menampilkan layar di head unit mobil secara utuh. Kondisi itu yang justru sangat berbahaya buat pengemudi mobil.

Pengemudi akan kehilangan fokus saat di jalan. Mereka akan melihat ponsel mereka dan coba memperbaiki koneksi yang dibutuhkan untuk menjalankan Android Auto dan Apple CarPlay.

“Masalah sama tetap terjadi meski koneksi ke mobil dilakukan melalui colokan kabel,” tutur Tim Babbit.

Sementara Ford justru menggandakan penggunaan Android Auto dan Apple CarPlay. Menurut Jim Farley, CEO Ford, Perusahaan justru menyukai perangkat hiburan itu. Kedua teknologi itu menurut dia justru bisa membuat pengemudi fokus dengan jalan dan tangan selalu berada di setir mobil.

“Kami akan terus bekerja sama dengan Apple dan Google untuk memberikan pengalaman berkualitas tinggi buat kustomer. Saya pikir kami justru punya pengalaman terbaik dengan SYNC 4A,” tulis Jim Farley, lewat akun X resmi miliknya.

CATEGORIES
TAGS