BYD Siap Bertarung di Segmen Mobil Listrik Penumpang

FILE PHOTO – The logo of BYD is seen on a car presented at the Auto China 2016 auto show in Beijing, China, April 29, 2016. REUTERS/Damir Sagolj/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD SEARCH GLOBAL BUSINESS OCT 23 FOR ALL IMAGES

JAKARTA, AVOLTA – Satu lagi produsen asal Cina, BYD yang siap masuk ke pasar otomotif Indonesia. Jenama Tiongkok ini, telah memastikan diri untuk memulai bisnisnya pada semester 1 2024, dengan membawa sejumlah produk mobil listrik andalan.

Dijelaskan General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, Xiu Xueliang, pihaknya sangat serius untuk menatap pasar otomotif Indonesia yang tengah berkembang, termasuk di segmen mobil listrik.

“Tren sudah tak bisa dikesampingkan. Sudah clear, soal transisi ke new energy vehicle (NEV),” ujar Liu, disitat dari Antara, ditulis Jumat (22/12/2023).

Sementara itu, Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia menambahkan, sebelum masuk ke pasar mobil penumpang di Indonesia, pihaknya sudah mempelajari beberapa karakteristik terkait market di Tanah Air. Bahkan, BYD sendiri sebelumnya sudah masuk ke pasar dalam negeri, melalui taksi Blue Bird, dan juga bus listrik Transjakarta.

“Sejak dua tahun lalu, kami serius untuk mendalami Indonesia. Kami juga mempelajari segmen produk, teknologi yang relevan, serta infrastruktur yang available,” kata Eagle.

Sedangkan berbicara persaingan dengan pabrikan Cina lainnya, atau bahkan dengan Jepang yang memang telah menguasai pasar terlebih dahulu sejak beberapa tahun lalu, BYD siap bertarung dengan dan yakin produknya dapat diterima dengan baik di pasar dalam negeri.

“Saat ini banyak pemain otomotif asal Cina yang juga masuk ke pasar Indonesia. Namun, hal itu justru bagus untuk konsumen Indonesia yang kini memiliki banyak pilihan dari berbagai produk dan segmen. Konsumen Indonesia tinggal memilih,” tegas Liu kembali.

“Untuk pabrikan Jepang, kami juga sangat menghormati mereka yang sudah lama berinvestasi dan meningkatkannya di pasar ASEAN,” Liu menambahkan.

Tidak hanya itu, Liu juga yakin, mobil listrik BYD dapat bersaing dengan produk internal combustion engine (ICE) atau mobil konvensional. “Tapi, ada perbedaan mobil ICE dan EV, di mana EV saat ini lebih mendorong hadirnya era baru mobilitas,” Liu memungkasi.

CATEGORIES
TAGS