ASEAN Sepakat Perbanyak SPKLU

PLN Siapkan 66 SPKLU untuk KTT G20 (Ist)
JAKARTA, AVOLTA – Negara-negara di Kawasan ASEAN sepakat untuk mendukung program elektrifikasi. Salah satu langkahnya, yaitu akan memperbanyak stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
Dalam pertemuan para pemimpin transportasi se-ASEAN di Laos, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan ASEAN menyepakati komitmen ASEAN untuk memprioritaskan pembangunan transportasi yang berkelanjutan guna mengatasi permasalahan lingkungan seperti, perubahan iklim dan pemanasan global.
“Kami banyak membicarakan tentang transisi energi, ekosistem kendaraan listrik, digitalisasi, dan keberlanjutan. Topik-topik yang aktual yang menjadi dasar pemikiran dari kegiatan membangun konektivitas,” kata Budi Karya dalam siaran resmi, Selasa (14/11/2023).
Budi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari semua negara anggota ASEAN. Sebab, ASEAN telah sepakat untuk meningkatkan ekosistem Kendaraan Listrik (EV), seperti Stasiun Pengisian Daya untuk kendaraan listrik di ASEAN.
“Transportasi berkelanjutan merupakan salah satu Priority Economic Deliverables (PED) dari sektor transportasi dalam Kemitraan Indonesia di ASEAN 2023,” jelas dia.
Selain itu, pada pertemuan itu juga menyepakati beberapa kebijakan dalam sektor transportasi baik udara, darat, laut maupun perkeretaapian.
Antara lain pembahasan dan pengesahan ASEAN Air Navigation Service Masterplan 3rd Edition, ASEAN sustainable aviation action plan, pedoman mengenai smart port dan memperkuat rekomendasi untuk mempersiapkan jika terjadi krisis terkait pengoperasian terminal pelabuhan, dan pertukaran awak kapal serta repatriasi di masa depan.
