Penjualan Mobil Listrik Mercy September 2023 Anjlok

JAKARTA, AVOLTA – Performa penjualan mobil listrik Mercedes-Benz di Indonesia pada September 2023 anjlok. Alasanya, lantaran pasokan dari Jerman mengalami kendala, terutama karena kelangkaan cip semikonduktor.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan battery electric vehicle (BEV) Mercedes-Benz secara wholesales hanya 13 unit pada September 2023 atau anjlok 51,85% dibandingkan Agustus 2023 sebanyak 27 unit.
Lebih detail, model EQS 450+ (V297) hanya terjual sebanyak 1 unit, EQA 250 sebanyak 7 unit, dan EQB 250 5 unit. Sementara itu tidak ada penjualan yang tercatat untuk model EQE 350 (V295) pada September 2023.
Selain itu, total model EQ yang diimpor oleh Mercedes-Benz pada September 2023 mencapai 11 unit, turun 21,42% dibandingkan Agustus 2023 sebanyak 14 unit.
Sepanjang Januari-September 2023, penjualan mobil listrik Mercedes-Benz secara wholesales mencapai 108 unit, sekitar 4,17 persen dari total penjualan sebanyak 2.587 unit.
Head of Marketing Communications and Public Relations PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) Kariyanto Hardjosoemarto menjelaskan, bahwa adanya koreksi penjualan disebabkan oleh kendala unit yang dipasok dari prinsipal. Apalagi model tersebut statusnya masih diimpor utuh dari Jerman ke Indonesia.
“Kami optimis bahwa semua akan berjalan lancar dan baik–baik saja, sehingga bisa menutup penjualan tahun ini dengan optimal,” ungkap Kariyanto dikutip Bisnis Indonesia.
Menurut dia, perusahaan juga masih mengamati situasi politik menjelang pergantian rezim yang berpotensi mempengaruhi penjualan pada tiga bulan terakhir 2023. Namun, dia optimistis dapat menutup tahun dengan penjualan yang positif.
