Motor Listrik Yamaha E01 Bisa Dijual Rp 40 Jutaan?

Yamaha E01 mulai diuji coba di Indonesia (YIMM)

JAKARTA, AVOLTA – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) masih terus melanjutkan studi atau proof of concept (PoC) sepeda motor listrik, E01. Saat ini, sudah ada sekitar 4.000 responden yang disurvei, dan sudah memenuhi 65% dari target.

Salah satu poin yang dipelajari, tentu saja masalah harga. Bahkan, dari survei yang dilakukan pabrikan berlambang garpu tala ini, banyak responden yang menerima apabila motor listrik ini dijual mulai Rp 40 jutaan.

“Saat ditanya harga motor listrik dengan desain dan spesifikasi ini, paling banyak menerima di angka Rp 40 juta sampai Rp 60 juta,” jelas General Manager Public Relation YIMM, Antonius Widiantoro, di Malang, Jawa Timur, disitat dari Kumparan, Selasa (22/8/2023).

Lanjut Anton, secara performa, sebanyak 96% responden merasa puas, baik tenaga, jarak, kecepatan, dan pengecasan. “Walaupun mereka anggak negcas sendiri, dan kami beritahukan opsi 14 jam, 5 jam, dan fast charging 1 jam, ternyata mereka menerima,” tegas Anton.

Yamaha E01 mulai diuji coba di Indonesia (YIMM)

Namun, dengan hasil data yang sudah didapat tersebut, tak serta merta membuat Yamaha langsung akan menjual E01 dengan rentang harga tersebut. Pasalnya, PoC tetap harus dilanjutkan dan diselesaikan, yang kemudian hasil risetnya dipelajari untuk bisa menjual sepeda motor listrik yang sesuai dengan konsumen Indonesia.

Sebagai informasi, Yamaha E01 merupakan sepeda motor listrik yang mirip dengan NMax. Sebanyak 20 unit roda dua ramah lingkungan ini, disebar di empat kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali.

Secara spesifikasi, skuter listrik ini memakai baterai dari Yamaha, dengan penggerak bertenaga listrik 8,1kW, torsi 30 Nm, dan daya jelajah 104 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Selain itu, skuter listrik ini juga memiliki metode fast charging yang sanggup mengisi daya dari 0% hingga 90% hanya dalam waktu satu jam saja.

CATEGORIES
TAGS