Hyundai Caplok Pabrik GM di India

JAK

Produksi Hyundai Ioniq 5 di pabrik Korea. (Hyundai)

NEW DELHI, AVOLTA – Mengantisipasi permintaan yang meningkat di negara berkembang, Hyundai Motor India Ltd resmi menandatangani perjanjian dengan General Motors (GM) India. Kesepatakan itu, untuk mengakuisisi aset pabrik milik jenama asal Amerika Serikat ini, di Talegon, Maharashtra, India Barat.

Disitat dari Asia Nikkei, Jumat (18/8/2023), langkah ini merupakan bagian dari rencana pabrikan Korea Selatan tersebut, untuk meningkatkan produksi di pasar negara berkembang.

Pengumuman ini sendiri, muncul setelah Hyundai dikabarkan meningkatkan pangsa pasar otomotif di India. Tahun lalu, pabrikan Negeri Ginseng ini berhasil menjual sebanyak 552 ribu unit kendaraan, dan menjadikannya pabrikan otomotif terbesar kedua dengan pangsa pasar 14,5%.

Sementara itu, terkait target produksi yang bisa dicapai di pabrik milik GM ini, adalah sebesar 1 juta unit per tahun dari yang sebelumnya hanya sekitar 820 ribu unit per tahun. Untuk model yang akan dibuat, adalah i10 Nios, i20, Aura, Verna, Creta, Alcazar, Tucson dan Ioniq 5 EV.

Managing Director and Chief Executive Hyundai Motor India, Unsoo Kim mengatakan, tahun ini merupakan tonggak penting baru Hyundai Motor India, karena merayakan 27 tahun aktivitasnya di Negeri Hindustan.

“Ini menunjukkan dedikasi kami kepada India, awal tahun ini, HMIL telah memandatanganai Memorandum of Understanding (MoU) untuk menginvestasikan demi memperluas kapasitas dan membangun ekosistem kendaraan listrik,” jelas Kim.

Sebelumnya, GM sendiri memang telah melakukan pembicaraan dengan great Wall Motor, terkait pembelian pabrik yang sudah tidak beroperasi sejak 2017 karena permintaan yang semakin turun.

Namun, rencana tersebut tidak pernah teralisasi, karena pihak otoritas di India, memang tidak tertarik dengan investasi yang dilakukan pabrikan asal Cina tersebut.

CATEGORIES
TAGS