Pabrik Tesla di India Punya Kapasitas 500.000 Unit

Gigafactory Tesla di Shanghai (Xinhua)
JAKARTA, AVOLTA – Informasi Tesla Inc akan membangun pabrik mobil listrik dan baterai di India sudah seliweran sejak bulan lalu. Kabar itu diketahui setelah CEO Tesla Elon Musk bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di New York, Amerika Serikat (AS).
Dalam pertemuan dengan PM Modi, Musk memberikan pengarahan mengenai rencana tersebut seiring adanya keinginan untuk mendirikan basis manufaktur di India. Menurut dia, India memiliki potensi besar untuk energi berkelanjutan, termasuk kendaraan listrik.
Kabar itu pun berkembang, dan melansiri Reuters, Sabtu (15/7/2023), produsen mobil listrik terkemuka itu sedang menjajaki investasi dengan India untuk membangun fasilitas perakitan dengan kapasitas produksi hingga 500.000 unit per tahun.
Sebelumnya rencana ini sempat terhambat karena pemerintah setempat menolak untuk menurunkan pajak impor mobil dengan pungutan pajak yang mencapai 100% untuk mobil listrik tahun lalu.
Ketika itu Tesla pun akan mencoba melakukan ekspor untuk melihat bagaimana kondisi pasar di negara tersebut. Akan tetapi, Musk mengubah sikapnya dan melakukan pertemuan dengan pemerintah India mengenai insentif pembuatan mobil dan baterai.
Bukan hanya itu saja, tetapi Tesla juga lagi mempertimbangkan India sebagai basis ekspor untuk mengirimkan mobil ke wilayah Indo-Pacific.
