Indonesia Pimpin Penjualan Mobil Listrik ASEAN 2040

Bantu Operasional KTT G20, Wuling Serahkan 300 Unit Air EV ke Pemerintah (ist)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah terus berusaha agar industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berkembang di Indonesia. Salah satu langkah nyata, yaitu mendorong produsen untuk melakukan investasi membuat pabrik perakitan dan menjualnya di dalam negeri.

Melihat potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia tentunya menjadi modal kuat pasar mobil listrik berkembang. Bahkan berdasarkan analisa BloombergNEF, Indonesia bisa memimpin penjualan mobil listrik di Kawasan ASEAN pada tahun 2040.

Mengutip laman Bangkok Post, Selasa (11/7/2023), Indonesia dan Thailand akan memegang peranan penting pada industri mobil listrik di kawasan Asia Tenggara. Saat ini Thailand memang masih memimpin penjualan mobil listrik dibanding Indonesia.

Sebagai contoh, tahun 2022 lalu Thailand berhasil menjual sebanyak 51.000 unit mobil listrik. Di sisi lain, Indonesia berada di urutan nomor dua dengan penjualan mobil listrik sebanyak 15.437 unit.

“Thailand akan jadi pemain besar dalam pasar mobil listrik, hanya saja pada 2040 Indonesia akan berada di depan karena ukuran pasar mobil penumpang yang sangat besar,” tutur Allen Tom Abraham, analis senior dari BloombergNEF.

Perlu diktehui, saat ini mobil listrik di Indonesia dan Thailand berkembang berkat dukungan dan insentif yang diberikan pemerintah. Kebijakan-kebijakan baru terus dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia dan Thailand untuk mempromosikan mobil listrik.

CATEGORIES
TAGS