Baterai Sodium-ion Bakal Jadi Masa Depan Mobil Listrik

JAKARTA, AVOLTA – Jenis dan teknologi baterai pada kendaraan listrik terus berkembang seiring berjalannya waktu. Diprediksi model sodium-ion bakal menjadi masa depan mobil listrik menggantikan lithium-ion, dengan alasan bisa mereduksi harga.

Melansir laman CleanTechnica, Jumat (14/7/2023) BYD dan Huaihai Holding Group akan mulai memproduksi baterai sodium-ion secara masal. Perusahaan itu ingin menciptakan kebutuhan baterai baru yang lebih murah dibanding lithium-ion.

Bahkan, anak perusahaan BYD, FinDreams, baru saja menandatangani perjanjian dengan Huaihai pada Juni 2023 untuk membangun lokasi produksi baterai natrium-ion di Cina.

Tentunya, kedua perusahaan ingin berkolaborasi menciptakan pemasok sistem baterai sodium-ion terbesar di dunia untuk kendaraan listrik mikro.

Berdasarkan laporan CnEVPost, kolaborasi ini merupakan pertama kalinya BYD memproduksi baterai sodium-ion. Jemana asal Cina itu melihat potensi di masa depan pada jenis baterai itu.

Menurut BYD, sodium-ion disebut sebagai baterai yang akan berdampak besar terhadap industri kendaraan listrik. Jenis baterai ini memiliki 2 keunggulan yang tidak dimiliki lithium-ion, yaitu harga lebih murah, dan pengolahannya lebih ramah lingkungan.

CATEGORIES
TAGS