PLN Siapkan 108 SPKLU di Labuan Bajo

PLN berencana membangun 10 unit SPKLU Ultra Fast di Bali untuk dukung KTT G20 2022. (PLN)
JAKARTA, AVOLTA – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN siap digelar di Indonesia, tepatnya di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Seperti gelaran pertemuan kepala negara dunia, KTT G20 beberapa waktu lalu, mobil listrik akan menjadi kendaraan operasional selama acara berlangsung.
Mendukung acara penting tersebut, PT PLN (Persero) telah menyiapkan 108 charging station atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk menunjang kebutuhan 375 unit kendaraan listrik yang disiapkan untuk delegasi, pengamanan maupun operasional dalam KTT ASEAN 2023 tersebut.
Sebelumnya, memang telah diberitakan, jika SPKLU yang disiapkan adalah 100 unit, untuk melayani 275 unit mobil listrik, serta 105 unit sepeda motor untuk patroli dan pengawalan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengungkapkan pihaknya siap mendukung penggunaan kendaraan listrik dalam gelaran KTT ASEAN 2023. Langkah tersebut, sekaligus untuk menunjukkan kesiapan Indonesia dalam melakukan transisi energi.
“Ini kesekian kalinya Indonesia menjalankan kepemimpinan internasional, setelah sebelumnya di tahun 2022 memegang kepemimpinan di G20. Pada gelaran tersebut, Indonesia sukses menunjukkan kepemimpinan yang sangat kokoh dan menjadi tuan rumah yang baik. Ini kita tunjukkan kembali di gelaran KTT ASEAN 2023,” tegas Darmawan.
Sementara itu, 108 SPKLU yang disediakan PLN ini untuk memenuhi kebutuhan 375 unit kendaraan listrik. Rinciannya, adalah 195 unit mobil untuk delegasi, 91 unit motor pengamanan dan 89 unit kendaraan operasional.
Sebanyak 108 SPKLU ini, akan tersebar di 7 lokasi, yaitu Kantor Bupati Manggarai Barat, Lapangan Parkir Kampung Ujung, Lapangan Parkir ASDP, Parkiran Hotel Sudamala, Parkiran Hotel Ayana, Parkiran PRKP/ Telkom, dan Parkiran Polres Mabar.
Adapun 7 SPKLU merupakan ultra fast charging, 1 SPKLU fast charging dan 100 sisanya adalah standard charging.
