Pabrik Baterai Anggota Periklindo Beroperasi Akhir 2023

Sel baterai lithium-ion ABC (Avolta)
JAKARTA, AVOLTA – Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) telah menyiapkan pabrik baterai lokal. Fasilitas tersebut, rencananya akan beroperasi pada akhir 2023.
Dijelaskan Sekjen Periklindo, Tenggono Chuandra Phoa, pabrik baterai kendaraan listrik lokal ini dapat membantu produsen mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi.
“Akhir tahun ini sudah ada produsen baterai Indonesia. Sudah dibangun dan lagi disiapin semuanya. Bahkan lebih cepat (persiapannya) dari CATL atau LG. Akhir tahun ini sudah keluar. Jadi motor-motor ini akan mencapai 40%. Tahun depan sudah makin banyak lagi,” ujarnya disitat dari Tempo, ditulis Selasa (9/5/2023).
Lanjutnya, baterai kendaraan listrik buatan lokal ini, sudah mencapai TKDN sebesar 35%. Dengan begitu, produsen yang akan menggunakan penyimpan daya buatan Indonesia ini, hanya membutuhkan 5% untuk mencapai TKDN minimal 40% untuk bisa mendapatkan insentif dari pemerintah terkait pembelian sepeda motor listrik.
“Dan itu (produsen baterai) member kita. Di pameran (Periklindo Electric Vehicle Show/PEVS 2023) akan ikut. Baterai cell-nya bikin di sini dengan Gotion. Pertama kali akan diperkenalkan pada pameran PEVS,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Periklindo, Moeldoko juga menyampaikan terkait pabrik baterai lokal ini, diharapkan masyarakat bisa menilai apakah baterai tersebut memiliki kualitas yang tinggi atau tidak.
“Baterai itu yang pertama pasti kualitas, kualitas itu berkaitan dengan jarak tempuh. Berikutnya, beratnya, lalu kecepatan charging-nya. Yang kedua, jenisnya. Apakah (pabrik) yang dalam negeri ini bisa bersaing dengan poin-poin itu?,” tukas Moeldoko.
