Mercedes-Benz Siap Perang dengan Tesla

Mercedes-Benz EQXX, mobil listrik konsep yang mampu melaju 1.000 Km sekali cas. (Mercedes-Benz)

JAKARTA, AVOLTA – Tesla Inc saat ini menjadi produsen mobil listrik terkemuka di dunia. Pesaingnya bukan Cuma BYD dari Cina, tetapi jenama otomotif lain asal Eropa, Amerika Serikat (AS), hingga Jepang punya strategi untuk ikut bersaing.

Terbaru, yakni Mercedes-Benz yang menyatakan siap menandingi Tesla dalam pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Apalagi soal efisiensi mobil listrik, Mercy sudah melakukan kerjasama dengan tim F1.

Melansir laman Carscoops, Sabtu (6/5/2023) Direktur Teknologi Mercedes AMG High Performance Powertrains (HPP) Adam Allsopp menjelaskan, pada Agustus 2020 dia ditantang untuk membuat mobil listrik yang bisa menempuh jarak 1.000 kilometer dalam sekali pengisian daya. Hasilnya adalah mobil konsep EQXX.

Sementara itu, Chief Technology Officer Mercedes Markus Schaefer mengatakan, bahwa apa yang dipelajari dari tim F1 telah memangkas waktu pengembangan kendaraan baru Mercedes-Benz. Mulai konsep hingga produksi massal, waktu pengembangan dipangkas dari rata-rata 58 bulan menjadi 40 bulan.

Bahkan tim F1 juga harus mencari setiap kemungkinan efisiensi yang mereka dapat dari bagian mekanis mobil, termasuk mengejar setiap watt yang hilang, apakah hilang karena ketidakefisienan pada suatu komponen atau aerodinamikanya yang buruk.

Pembelajaran itu yang membuat mobil seperti EQXX bisa menempuh jarak lebih dari 1.200 km dalam sekali pengisian daya.

“Kami memiliki keunggulan di sini dengan Formula1 yang tidak dimiliki orang lain. Tesla tidak memilikinya, tim lain tidak memilikinya,” ujar Schaefer.

CATEGORIES
TAGS