Gaikindo Skeptis Mobil Listrik Bisa Eksis di Indonesia

Seres, merek mobil listrik dari DFSK di PEVS 2023. (Avolta)

JAKARTA, AVOLTA – Perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia, baik mobil dan motor terus mengalami peningkatan. Terlebih, dengan adanya subsidi dari pemerintah untuk pembelian mobil listrik murni, motor konversi, dan juga motor listrik meskipun memang belum maksimal tercapai.

Namun, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi menilai perlu waktu yang cukup lama untuk kendaraan listrik bisa eksis di Indonesia.

“Kalau elektrik ini kan barang baru. Teknologi Hidrogen jika disubsidi juga belum tentu laku di Indonesia, memang beda situasinya dengan konvensional. Meski begitu, langkah itu sudah betul dengan pemerintah kasih subsidi, dan infrastruktur juga perlu ditingkatkan serta edukasi juga penting ke masyarakat melalui auto show ini,” kata Nangoi disitat Antara, Kamis (25/3/2023).

Lanjut Nangoi, terkait subsidi untuk pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), meskipun langkah yang positif dari pemerintah namun berbeda dengan insentif yang untuk mobil konvensional guna mendorong penjualan saat pandemi Covid-19 lalu.

MAB DCAB di ajang PEVS 2023. (IST)

“Insentif ini kan untuk pengurangan pajak ya, dengan harapan pajak berkurang penjualan akan naik. Kalau barang yang dikasih itu barang yang eksis di Indonesia, itu pasti jalan,” tegasnya.

Secara detail, ketika subsidi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) diberlakukan saat 2021, serta ditunjukan bagi model-model yang memang sudah dijual di Indonesia. Terbukti, penjualan saat itu insentif itu berjalan meningkat di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia.

Meskipun begitu, asosiasi yang membawahi pabrikan roda empat di Tanah Air ini tetap membantu menyuburkan ekosistem kendaraan hijau di Indonesia.

“Kita minta anggota-anggota kita itu aktif dalam promosi kendaraan listrik, seperti tahun lalu ada tempat spesial untuk tes kendaraan listrik, sambil kita edukasi ke masyarakat. Jadi kita berikan prioritas untuk produsen yang punya kendaraan listrik,” tukasnya.

CATEGORIES
TAGS