
JAKARTA, AVOLTA – Daihatsu Motor Co yang merupakan perusahaan di bawah Toyota Motor Corporation (TMC), mengaku telah melakukan manipulasi hasil uji tabrak untuk 88 ribu unit yang diproduksi di Thailand dan Malaysia.
Disitat dari Bloomberg, Sabtu (29/4/2023), manipulasi ini mempengaruhi model seperti Yaris Ativ dan Agya dengan merek Toyota, serta mobil Perodua yang diproduksi oleh perusahaan patungan Malaysia, dan juga kendaraan lain yang sedang dikembangkan oleh Daihatsu.
Di pasar Malaysia sendiri, Daihatsu dan Perodua memang kerja sama untuk produksi model-model seperti Axia, yang merupakan Agya untuk pasar Negeri Jiran. Mobil-mobil tersebut, bahkan sudah didistribusikan ke Thailand, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwai, Indonesia, Meksiko, dan juga Malaysia sendiri.
Permasalahan yang terjadi, adalah mobil produksi dalam setahun terakhir ini memiliki komponen door trim selama uji tabrak, sehingga akan mempengaruhi hasil berbeda dengan unit yang dijual secara umum.
Presiden Daihatsu Global, Soichiro Okudaira mengatakan permintaan maaf kepada para pelanggan, dalam konferensi pers yang digelar, Jumat (28/4/2023).
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan dan pemangku kepentingan yang kepercayaan dan dukungannya telah kami khianati,” jelas Soichiro Okudaira.
Sementara itu, Daihatsu akan melakukan tes kembali untuk uji tabrak tanpa kompnen yang dimanipulasi. Setelah lolos uji tes, penjualan akan dilanjutkan lagi seperti biasanya.
https://youtu.be/C2F4Wn3bFIohttps://youtu.be/C2F4Wn3bFIo


