Pabrik Baterai Tesla di Shanghai Kapasitas 10.000 Megapack

JAKARTA, AVOLTA – Cina merupakan salah satu pasar terbesar Tesla di dunia, selain Amerika Serikat (AS), dan Eropa. Maka dari itu, produsen mobil listrik tersebut kembali membuka fasilitas perakitan baterai di Shanghai, Cina dengan kapasitas 10.000 megapack per tahun.
Melansir laman engadget, Rabu (11/4/2023), setiap baterai berukuran kontainer dapat menyimpan energi yang cukup untuk memberi daya pada sekitar 3.600 rumah selama satu jam.
Tesla mengatakan kepada Bloomberg, bahwa pihaknya berencana untuk menjual Megapack buatannya di Cina secara global. Perusahaan telah membangun instalasi Megapack di beberapa lokasi di seluruh dunia, termasuk Texas dan Australia Selatan.
“Tesla membuka pabrik Megapack di Shanghai untuk melengkapi produksi pabrik Megapack di California,” ucap CEO Tesla Elon Musk melalui akun twitternya.
Selain itu, Tesla telah meningkatkan ketergantungannya pada Cina pada saat AS menggunakan kebijakan ekonomi untuk mendorong produsen mobil dan pabrikan lain untuk memproduksi lebih banyak produk di dalam negeri.
Akhir bulan lalu, Departemen Keuangan mengeluarkan panduan terbaru yang merinci kendaraan listrik apa yang memenuhi syarat untuk kredit pajak EV sebesar USD7.500 dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi.
