IBC Mau Bertemu LG Energy Solution Mei 2023

JAKARTA, AVOLTA – Indonesia Battery Corporation (IBC) dijadwalkan bertemu dengan LG Energy Solution (LGES) untuk membahas tentang pergantian konsorsium yang sempat tertunda beberapa waktu lalu. Pertemuan itu akan dilakukan pada Mei 2023, agar bisa segera mendapatkan titik terang mengenai fasilitas pabrik baterai.
Menurut Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Nicolas D. Kanter, perusahaan akan membidik semua kesepakatan sudah bisa ditandatangani pada 2023. termasuk dengan LGES membahas konsorsium.
“Karena mereka akan ada sedikit perubahan dari struktrur konsorsiumnya, tapi target kita akan mencanangkan ini 2023 agar supaya semuanya dan CSPA-nya bisa ditandatangani tahun ini,” ujar Nicolas dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR belum lama ini.
Senada, Direktur Utama IBC Toto Nugroho juga mengatakan, bahwa hal ini menjadi penting untuk mengikat investasi LGES senilai US$5,6 miliar dari hulu hingga ke hilir. Bahkan, pengolahan kembali limbah baterai akan ditandatangani dalam Joint Venture Agreement (JVA).

Chief Executive Officer of Indonesia Battery Corporation Toto Nugroho interviews at his office in Jakarta, Indonesia, February 24, 2023. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
“Tentunya kelanjutan dari ini kami akan melakukan detail visibility study, setelah JVA signing, untuk smelting percussors, katoda, battery cell hingga proses recycle,” kata Toto.
Menurut dia, status terakhir pembicaraan dengan LGES terjadi pada 7 Februari 2023, dalam pertemuan tersebut pihaknya meminta untuk kepastian dari anggota konsorsium secara tertulis, dan kesepakatannya akan disampaikan pada awal Mei 2023.
