Daihatsu Masih Belum Pede Jual Rocky Hybrid

Daihatsu resmi meluncurkan varian baru Rocky e-Hybrid di Jepang. (DMC)
JAKARTA, AVOLTA – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) masih belum percaya diri (pede) jualan varian Rocky hybrid di Indonesia. Dalihnya, perseroan mengaku masih terus melakukan studi terkait Rocky Hybrid untuk Indonesia, meskipun sudah dipamerkan di GIIAS sejak Agustus 2022 lalu.
Saat ini, ADM menyatakan masih mempelajari teknologi yang pas dengan konsumen yang ingin disasar.
“Teknologi, kita bicara seberapa efisien. Kalau konsumen, rata-rata kan pembelinya bukan first buyer, kebanyakan second car atau replacement, dan ingin berkontribusi ke lingkungan,” ujar Direktur Pemasaran, Sri Agung disitat dari Kumparan, Sabtu (8/4/2023).
Lanjut Agung, saat ini memang studi Rocky Hybrid menjadi momentum untuk mempelajari, dan bagaimana memberikan mobil elektrifikasi yang paling tepat bagi konsumen Tamah Air.

Daihatsu sudah pajang Rocky hybrid di GIIAS, Agustus 2022. (Kompas.com)
Proses studi dilakukan di fasilitas Research and Development Daihatsu di Karawang, Jawa Barat. Namun, ketika ditanya pemasaran untuk produk tersebut, memang belum bisa dibicarakan lebih detail.
“Nanti akan ada waktunya, yang jelas kita berkomitmen untuk ke arah sana,” tukasnya.
Daihatsu Rocky Hybrid atau Rocky Series Hybrid menggunakan teknologi hibrida seri. Jadi, mesin konvensional pada mobil ini berfungsi sebagai generator untuk menyuplai energi ke baterai.
Sport Utility Vehicle (SUV) ramah lingkungan Daihatsu ini, dibekali dengan baterai lithium-ion yang memiliki ukuran kompak. Tenaga yang dihasilkan baterai ini mencapai 4,3 Ah atau setara dengan 0,74 kWh.
