Indonesia, Filipina, dan Vietnam Rebutan Investasi BYD

FILE PHOTO – The logo of BYD is seen on a car presented at the Auto China 2016 auto show in Beijing, China, April 29, 2016. REUTERS/Damir Sagolj/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD SEARCH GLOBAL BUSINESS OCT 23 FOR ALL IMAGES

JAKARTA, AVOLTA – Tiga negara Asia Tenggara, Indonesia, Filipina, dan Vietnam kini tengah bersaing memperebutkan investasi dari produsen mobil listrik BYD. Negara-negara tersebut, kemungkinan besar akan menjadi lokasi pabrik pertama dari pabrikan asal Cina tersebut di ASEAN.

Dikutip dari Bloomberg, Senin (27/1/2023), BYD sendiri telah mengirim perwakilannya ke Filipina untuk melihat kemungkinan lokasi yang akan digunakan sebagai pabrik jenama asal Negeri Tirai Bambu ini.

Ceferino Rodolfo, Wakil Sekretaris Kelompok Kebijakan Perdagangan dan Pengambangan Industri di Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) Filipina tengah melakukan diskusi dengan BYD terkait pemilihan lokasi pabrik di Filipina. Keputusan terkait hal itu, kemungkinan akan dirilis pada kuartal kedua 2023.

BYD Pamer Supercar dan SUV Goda Konsumen Konglomerat (AsiaNikkei)

Sedangkan Indonesia, saat ini disebut juga tengah melakukan negosiasi dengan BYD mengenai investasi pabrik mobil listrik. Bahkan, pemerintah telah menawarkan sejumlah kemudahan, termasuk pembebasan pajak, insentif, serta akses ke bahan baku untuk produksi baterai.

Sedangkan untuk Vietnam, BYD disebut berencana membangun pabrik suku cadang. Mengutip India Times, pada Januari 2023 lalu, salah satu sumber mengatakan total investasi BYD di Vietnam mencapai US$250 juta.

Sebagai informasi, Indonesia dan Filipina bersama-sama menyumbang hampir setengah dari cadangan nikel dunia. Sehingga dengan memilih satu dari dua negara tersebut sebagai lokasi pabrik, akan menjadi pilihan yang tepat bagi BYD.

“Kami (Filipina) bukan tujuan berbiaya rendah, tetapi kami adalah tujuan bagi perusahaan yang mencari solusi untuk komitmen nol karbon bersih mereka,” kata Rodolfo.

Dari informasi yang diperoleh Avolta, BYD sudah punya kantor di salah satu gedung perkantoran elit di Jakarta Selatan. Selain itu, Grup Adaro disebut-sebut bakal menjadi mitra pabrikan asal Cina itu untuk berbisnis di Indonesia.

CATEGORIES
TAGS