Produsen Baterai BEV Asing Serbu Nikel Indonesia

Ilustrasi Britishvolt, produsen baterai dari Inggris. (Britishvolt)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah Indonesia mulai serius menggarap elektrifikasi kendaraan bermotor di masa depan. Tentunya untuk mewujudkan semua harus didukung oleh ekosistem dan sumber daya yang memadai, termasuk mendatangkan perusahaan asing melakukan investasi di Tanah Air.

Melihat Indonesia punya potensi, maka para produsen baterai kendaraan listrik pun akhirnya mau menanamkan modal untuk membuat fasilitas perakitan baterai.

Menurut Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, produsen baterai kendaraan listrik dari Asia, Eropa sampai Amerika Serikat (AS) sudah berkomitmen berinvestasi di Indonesia.

“Saya ditugaskan oleh Presiden ada dua, satu Foxconn, satu Tesla. Kebetulan Foxconn tugasnya saya, dan sekarang mereka sudah selesai dan sudah mulai melakukan investasi di Indonesia. Kedua Tesla, Tesla ini dipimpin langsung oleh Pak Menko Luhut Binsar Pandjaitan,” ungkap Bahlil di Jakarta belum lama ini.

Bahkan kata Bahlil ada juga perusahaan bernama Britishvolt dari Inggris yang akan berinvestasi dalam ekosistem baterai kendaraan listrik.

“Profresnya sekarang ini izinnya kita sudah tahap finalisasi. Lokasinya insyaallah sudah hampir clear. Nilai investasinya juga besar-besar,” tutur Bahlil.

Selain itu, ada juga perusahaan baterai kendaraan listrik dari Jepang dan Amerika yang akan berinvestasi di Indonesia. Namun, dia belum mau menjelaskan lebih lanjut lagi karena masih dalam tahap negoisasi.

“Beberapa investasi yang kita lagi sekarang dorong dan sudah tahap 80% dengan investasi Jepang dan Amerika. Nama perusahaannya belum saya sebut, karena belum diteken barang itu, tapi sudah 80%,” kata Bahlil.

CATEGORIES
TAGS