Penjualan Tesla Melejit Setelah Banting Diskon Besar di Cina

Pabrik Tesla (Reuters)

BEIJING, AVOLTA – Penjualan Tesla melonjak cukup drastis di Cina pada awal Januari 2023, setelah pabrikan asal Amerika Serikat ini  menggelontorkan diskon gede-gedean. Hal tersebut, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh China Merchants Bank International (CMBI), dikutip Reuters, Kamis (19/1/2023).

Penjualan mobil listrik rata-rata dari pabrikan negeri Paman Sam ini periode 9 Januari hingga 15 Januari 2023, melonjak 76% dibandingkan periode yang sama pada 2022. Total penjualannya, sekitar 12.654 unit.

Tesla sendiri memangkas harga untuk model 3 dan Model Y antara 6% sampai 13,5% di Negeri Tirai bambu pada 6 Januari 2023.

Strategi diskon harga ini, dilakukan Tesla untuk menghadapi kondisi yang disebut para analis sebagai tanda pelemahan permintaan dan persaingan yang semakin ketat di pasar mobil terbesar dunia itu.

Setelah melakukan pengurangan harga di Cina, dan pasar Asia lainnya, Tesla juga memangkas harga di Amerika Serikat dan Eropa.

Sementara itu, Cina sendiri menjadi napas yang cukup penting bagi Tesla. Bahkan, sepanjang 2022 Tesla berhasil membuat rekor penjualan yaitu 1.369.611 unit. Menariknya, basis produksi terbesar perusahaan mobil milik Tesla bukan berada di negara asalnya, yaitu AS.

Fasilitas perakitan mobil listrik Tesla yang ada di Cina ternyata berkontribusi terbesar dalam produksi mobil listrik. Mengacu pada data yang dirilis Asosiai Mobil Penumpang Cina (China Passenger Car Association/CPCA), produksi Tesla dari Gigafactory Shanghai mencapai 710.865 unit pada 2022.

Merujuk dari data tersebut, artinya artinya 54,1% berasal dari pabrik Cina.

 

CATEGORIES
TAGS