Motor Listrik Gesits Ekspor ke Nepal, Cuma 72 Unit

Sepeda motor listrik Gesits mulai diekpsor ke Nepal (Ist)
JAKARTA, AVOLTA – PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) sebagai produsen sepeda motor listrik Gesits, terus berupaya memperluas pasar mancanegara dengan melakukan ekspor perdana model yang diklaim buatan Indonesia ini ke Nepal.
Melalui kerjasama antara WIMA dan Vivek Automobiles Pvt Ltd, sudah sebanyak 72 unit sepeda motor listrik Gesits dikirim dalam bentuk Completely Knock Down (CKD). Pengiriman tersebut, dilakukan seremonial langsung dari pabrik WIMA di Kawasan Industri WIKA, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.
Direktur Utama WIMA, M Samyarto mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk membanggakan Indonesia, melalui peningkatan kontribusi ekspor sepeda motor listrik Gesits.
“Pencapaian ekspor WIMA hingga tahun 2022, semakin membuktikan kualitas sepeda motor listrik karya anak bangsa, memiliki daya saing yang tinggi dan semakin diminati pengguna sepeda motor di pasar luar negeri. Sampai saat ini WIMA telah mengirimkan ratusan unit Gesits ke mancanegara baik Asia Tenggara, Afrika, dan Australia,” kata Samyarto, dalam keterangan resmi yang dikutip dari Antara, Kamis (30/12/2022).

Jadi yang pertama, Pemerintah Provinsi Aceh jadikan Gesits sebagai kendaraan operasional (Ist)
Sedangkan bagi Direktur Utama Vivek Automobiles Pvt Ltd, Vijay Kumar Mahato menjelaskan alasan motor listrik Gesits yang dikirim ke Nepal. Faktor yang mendukung ekspor ini bisa terjadi juga, karena kenaikan harga BBM di negara tujuan ekspor.
“Kendaraan listrik merupakan kendaraan yang hemat dan efisien, dan setelah saya cari informasi ternyata Indonesia telah memproduksi kendaraan listrik yang berkualitas, yaitu Gesits,” ucap Vijay Kumar.
Selain itu, WIMA juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan pelayanan, serta terus mendorong perluasan pasar untuk sepeda motor listrik Gesits.
“kami akan terus mendorong penjualan dan melakukan inovasi untuk mendapatkan harga, kualitas dan delivery yang terbaik, sehingga produk Gesits menjadi kebanggaan bukan hanya buat Indonesia, tetapi juga di pasar internasional,” tambah Samyarto lagi.
