Jumlah SPKLU Indonesia Masih Jauh Dari Thailand

JAKARTA, AVOLTA – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) memiliki peran penting bagi pengguna mobil dan sepeda motor listrik, sebab untuk mengisi daya baterai agar bisa melakukan mobilitas dengan kendaraan listrik.
Tentunya dengan jumlah SPKLU yang banyak akan mempermudah masyarakat khususnya pengguna kendaraan listrik. Berdasarkan data esdm.go.id, hingga November 2022 fasilitas pendukung kendaraan listrik telah tersedia 439 unit SPKLU di 328 lokasi dan 961 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di 961 lokasi.
DKI Jakarta memiliki infrastruktur terbanyak dengan jumlah 118 SPKLU dan 359 SPBKLU, disusul Banten 25 SPKLU dan 227 SPBKLU.
Wilayah lainnya, Jawa Barat 50 SPKLU dan 189 SPBKLU, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sebanyak 30 SPKLU dan 35 SPBKLU, Sumatera sebanyak 45 SPKLU dan 12 SPBKLU.
Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku sebanyak 35 SPKLU dan 13 SPBKLU dan terakhir Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara sebanyak 136 SPKLU dan 126 SPBKLU.
Jumlah SPKLU yang sekarang sudah tersebar di sejumlah wilayah Indonesia masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Thailand.
Negara yang punya julukan Negeri Gajah Putih itu sudah jauh lebih siap soal infrastruktur kendaraan listrik. Berdasarkan data Electric Vehicle Association Thailand (EVAT) Thailand telah mempunyai 2.459 stasiun pengisian daya, tersebar di 855 lokasi.
Perlu diketahui, populasi kendaraan listrik justru Thailand lebih adaptif. Membesarnya pasar mobil listrik ini menjadi garansi bagi investasi pemain otomotif global guna memasarkan hingga memproduksi produk.
Total penjualan khusus battery electric vehicle (BEV) di Thailand pada semester I/2022 telah menembus 3.097 unit. Terdapat 28 model BEV yang ditawarkan bagi konsumen di sana.
Sebaliknya, penjualan mobil berteknologi listrik pada periode Januari-Juli tahun ini tercatat sebesar 2.039 unit. Realisasi penjualan model mobil yang terdiri dari HEV, PHEV, dan BEV itu terbilang stagnan dibandingkan kinerja pada periode sama tahun lalu sebesar 2.027 unit.
