
JAKARTA, AVOLTA – Wuling resmi menambah line-up kendaraan elektrifikasinya, dengan meluncurkan Almaz hybrid. Pabrikan asal Cina ini, menyodorkan harga yang cukup menarik untuk sport utility vehicle (SUV) ramah lingkungan terbarunya tersebut, yaitu Rp 470 juta untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Secara spesifikasi, Wuling Almaz hybrid menggabungkan mesin bensin berkapasitas 2.000cc, motor listrik, dan juga baterai lithium-ion berkapasitas 1,8 kWh. Layaknya kendaraan listrik kebanyakan, komponen penujang daya atau baterai jadi yang termahal.
Lalu, pertanyaannya adalah, bagaimana layanan aftersales Wuling, terlebih untuk garansi baterainya?
“Garansi baterai Wuling Almaz hybrid ini 8 tahun atau 120 ribu km pemakaian seperti Wuling Air ev. Harga baterai akan diinfokan lebih lanjut,” ujar Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling, saat ditemui di Ancol, Jakarta Utara.

Pabrikan Tiongkok ini sendiri menjamin, jika baterainya akan aman dalam kondisi ekstrim. Sehingga, jika ada kendala, pemilik mobil bisa langsung menghubungi diler atau perseroan secara langsung.
Untuk diketahui, dengan jantung penggerak yang telah disebutkan, mobil ini mampu menghasilkan daya maksimal 123 hp dan torsi sebesar 168 Nm. Selain itu, terdapat juga motor listrik yang berkompetensi memproduksi tenaga 174 hp dan torsi 320 Nm.
Mengantarkan tenaga ke roda depan, Wuling mengandalkan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang dikhususkan untuk Almaz Hybrid.
Selanjutnya, Almaz Hybrid ini mengaplikasikan Multi-mode Hybrid Performance yang terdiri dari EV Mode, Series Hybrid, dan Hybrid Parallel. Pada EV Mode, roda digerakkan oleh motor listrik yang mengambil energi listrik dari baterai Ternary Lithium.

