
JAKARTA, AVOLTA – Elektrifikasi kendaraan bermotor akan menjadi masa depan di industri otomotif dunia. Bahkan, para produsen pun sudah mulai mengembangkan, hingga menjual kendaraan listrik dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan kepada konsumen.
Potensi tersebut dilirik pemerintah Arah Saudi yang ikut menghadirkan merek mobil listrik pertamanya, Ceer untuk bersaing dengan berbagai produsen otomotif lainnya.
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman meluncurkan merek kendaraan listrik Saudi pertama, Ceer, Kamis (3/11/2022).
Ceer merupakan merek otomotif Saudi pertama yang memproduksi kendaraan listrik di kerajaan. Selanjutnya perusahaan ini akan merancang, memproduksi, dan menjual berbagai kendaraan termasuk sedan dan kendaraan sport untuk konsumen di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah serta Afrika Utara.
Melansir laman Arab News, Selasa (8/11/2022), merek tersebut akan berkontribusi pada sektor manufaktur otomotif Arab Saudi. Peluncurannya pun sejalan dengan strategi Dana Investasi Publik Saudi, yang fokus membuka kemampuan sektor-sektor lokal untuk membantu mendiversifikasi ekonomi.
Bahkan, perusahaan juga akan berkontribusi pada upaya Saudi mengurangi emisi karbon dan mendorong keberlanjutan mengatasi dampak perubahan iklim.
“Arab Saudi tidak hanya membangun merek otomotif baru, tetapi menyalakan industri baru dan ekosistem yang menarik investasi internasional dan lokal,” ungkap dia.
Bukan hanya itu saja, tetapi Salman juga menyebut, peluncuran ini sekaligus menciptakan peluang kerja bagi talenta lokal, membuka pasar bagi sektor swasta, sekaligus berkontribusi meningkatkan PDB Arab Saudi di masa depan. Tentunya ini juga bagian dari strategi PIF untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sejalan dengan Visi 2030.


