Jokowi Minta Indonesia Produksi 2 Juta Unit Motor Listrik

Jokowi meminta motor listrik produksi lokal mencapai 2 juta unit dalam waktu dekat (Setkab)
JAKARTA, AVOLTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang fokus mempercepat era elektrifikasi di Indonesia. Setelah meneken Instruksi Presiden (Inpres) No 7 Tahun 2022, kini mematok target agar bisa memproduksi sepeda motor listrik 2 juta unit dalam waktu cukup singkat.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, target tersebut dinilai cukup realistis mengingat peluang investasi dari para produsen otomotif begitu besar, sehingga apa yang diinginkan presiden bisa tercapai.
“Khusus untuk roda dua, ada target dari Bapak Presiden dalam waktu yang sesingkat-singkatnya bisa segera memproduksi dua juta unit,” ucap Agus dalam keterangan resminya, Selasa (4/10/2022).
Agus menjelaskan, target tersebut juga bisa tercapai karena dia menilai animo para investor untuk mendirikan pabrik motor listrik di Indonesia cukup besar.

Menurut dia, saat ini sudah ada 35 pabrikan otomotif yang siap memproduksi motor listrik dengan total kapasitas 1 juta unit per tahun. Kapasitas produksi itu akan ditingkatkan menjadi dua juta unit pada 2023.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden (SKP) Diaz Hendropiyono dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet mengungkapkan, target produksi 2 juta unit motor listrik masuk akal karena model kendaraan ini di Indonesia lebih banyak daripada mobil.
“Sudah ada 35 perusahaan motor listrik dibandingkan hanya 3 perusahaan mobil dan yang terakhir harganya juga lebih bersaing untuk motor. Artinya, untuk memenuhi target Presiden yaitu 2 juta motor, 2 juta kendaraan energi listrik di 2025, kita bisa mendorong pengadopsian motor listrik,” tutur Diaz.
