Insentif LCGC Selesai, Harga Naik sampai Rp 3 Jutaan

Daihatsu Ayla (Mobil123.com)
JAKARTA, AVOLTA – Harga mobil dengan ketegori Low Cost Green Car alias LCGC per 1 Oktober 2022 mengalami kenaikan hingga Rp 3 jutaan. Penyesuaian banderol tersebut dikarenakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil murah ini telah berakhir per awal bulan ini.
Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) mengatakan, untuk Oktober 2022 ini ada penyesuaian harga karena tidak ada lagi relaksasi pajak.
Model LCGC Daihatsu mengalami kenaikan harga bervariatif, seperti Ayla naik Rp 2,8 juta- Rp 3,3 juta. Sedangkan Sigra kenaikannya mulai Rp 2 juta hingga Rp 2,4 juta.
“Jadi tergantung masing-masing tipe dan juga variannya, kenaikannya tidak merata,” ungkap Hendrayadi seperti mengutip laman CNN Indonesia.
Sementara itu, Business Innovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy, menjelaskan, HPM juga mengerek harga dengan penyesuaian pengenaan PPnBM untuk model LCGC. Honda Brio Satya mengalami kenaikan harga sekitar 0.6-0.9 %.

Honda Brio Satya (Otoloka)
“Atau jadi mengalami kenaikan harga sekitar Rp 1 jutaan untuk Brio Satya di awal Oktober 2022 ini,” tutur Billy.
Perlu diketahui bahwa, Relaksasi PPnBM DTP mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 5 /PMK.010/2022 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2022.
Skema insentifnya diberikan dalam tiga tahap. Pada kuartal pertama dengan tarif PPnBM sebesar 0%, diikuti kuartal kedua sebesar 1 %, kuartal ketiga 2 %, dan kuartal keempat tarif PPnBM yang dikenakan akan dibayar penuh oleh pelanggan sebesar 3 %.
